Ruang. (Peringatan untuk diri)

12313708_10206829377587663_812326561894413825_n

Adakah ruang satu komoditi?

Adalah biasa apabila
kita menginginkan
sebuah kenderaan
yang besar kuasa kudanya
luas ruang penumpangnya
dengan harapan
Agar lapang sepanjang perjalanan

Adalah normal apabila
kita berkehendakan
sebuah kediaman
yang tinggi kaki perseginya,
indah seni binanya
Dengan impian
Agar lapang jiwa dan kehidupan

Ya, ada kemungkinan
ruang adalah komoditi
lebih besar lingkupnya
lebih tinggi nilainya.

Pokok pangkalnya
untuk lapang ada nilainya.

Tapi apakah yang dapat
dibandingkan nilainya dengan
lapangnya hati apabila
dapat memohon ampun
dan diampunkan
keatas dosa
terhadap seorang ibu
yang telah kita guris
hatinya saban hari?

Lapang selapang lapangnya
Damai sedamai damainya
Tenang setenang tenangnya
adakah dapat dan masih sempat
untuk kita rasa perasan itu?

Wahai kita,
Adakah kita telah menjadi
anak soleh yang sebenar benarnya?
Kerana lawan untuk soleh adalah derhaka.

 “Ya Allah, janganlah Kau golongkan kami dalam golongan anak anak derhaka, yang kau murkai dan benci dan tidak mahu mendengar daripada kami akan doa dan permohonan kami”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s